Pamor Suzuki Ignis sedang meroket. Hal ini terlihat saat Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 lalu, di mana mini crossover ini dinobatkan dengan Best Buy Car IIMS 2017.

Selain itu, PT Suzuki Indomobil Sales selaku agen tunggal pemegang merek Suzuki mengklaim, selama pameran 11 hari yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, 27 April-7 Mei 2017, pesanan Ignis sebanyak 812 unit.

Banyak yang menyebutkan, Suzuki Ignis mampu menarik konsumen karena desainnya berbeda dan kelengkapan fitur lebih beragam dibandingkan dengan mobil yang ada selama ini. Belum lagi harganya yang dipatok cukup terjangkau, yaitu antara Rp 139,5 sampai Rp 169,5 juta.

Lantas apakah hadirnya produk terbaru seperti Suzuki Ignis mampu memukul pasar mobil bekas?

Menanggapi hal tersebut, Manajer Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih mengatakan, Suzuki Ignis tidak akan merusak market mobil seken.

“Sebaliknya, tentunya itu bisa melengkapi market. Tidak akan langsung geser, pasti mobil baru dulu tujuannya,” ungkap Herjanto saat berbincang dengan Liputan6.com, Jumat (12/5/2017).

Kehadiran mobil baru biasanya hanya akan mempengaruhi pasar otomotif di awal waktu. Jika telah melewati beberapa bulan, tak sedikit mobil baru tersebut berganti jadi mobil seken. Setelah itu, harga mobilnya pun ikut menyesuaikan.

 

Suzuki Ignis Ancam Mobil Seken di Bawah Rp 150 juta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *